Langit
gelap yang disinari bulan masih menampilkan kedua sosok siluet yang masih
berdir ditempatnya masing-masing. Terlihat hewan liar disekelilingnya hanya
memperhaikan mereka berdua dari kejauhan tanpa adanya alasan yang menggangggu
mereka. Sepertinya kedua sosok siluet ini juga tidak peduli dengan sekitar
mereka.
“Anu.
Bukankah seharusnya kita pergi sekarang.” yang membuka percakapan pertama
adalah gadis yang ada didepannya.
“Benar.
Kita harus menjauh kearea aman sekarang.” melihat kanan dan kiri monster ada
disekitar.
“….”
“Jadi
ayo cepat pergi.” dan kami berdua mulai menjauh dari area pertarungan tersebut.
“Hah…hah…hah…”
suara orang yang mulai kehabisan udara dan tenaga terlihat jelas disana. “Sial,
aku melupakannya. Betapa bodohnya aku berlari dengan tubuhku sendiri. Apa kamu
tidak masalah dengan ini Milly, sepertinya kamu tidak cukup kelelahan setelah
berlari.”
“Tidak
masalah, aku sudah terbiasa dengan semua ini.”
(Sialan
kamu, aku belum pernah lari hingga sejauh ini.)
“Ngomong-ngomong
Riki, sepertinya kamu terlihat sudah kelelahan. Apa kita harus istirahat disini?”
“Hah…?”
“Iya
aku bisa membuatkan tenda dan membuatkan sedikit makanan.”
(Oh
itu yang dia maksudkan.) “Baiklah jika itu yang terbaik.”
“Riki
kamu bisa menunggu disana tetapi tetap berhati-hatilah terhadap monster”
Aku
melihat dia mulai menyiapkan alat yang diperlukan dan aku mulai berjalan
disekitar mengawasi lingkunagan. Sungguh tidak disangka ini adalah hal yang
nyata bisa berjalan-jalan didunia game yang sangat dia sukai. Dilihat dari
manapun dia masih belum mempercayainya, melihat sekeliling ada hamparan bukit
membentang luas, berbagai semak tumbuh disekitar bukit, dan mungkin ini hanya
bisa kalian temukan didalam dunia novel fantasi saja.
“Siap,
sudah selesai.”
“Cepat
sekali kamu melakukannya Milly.”
“Hahaha,
pujilah aku sepuasnya.”
(Dasar
kamu cewek loli aku masih tetap tidak menyukaimu.)
“Ini
makanlah, sepertinya stamina yang kamu miliki sudah turun cukup banyak.”
Ketika
Milly memberikanku secangkir susu dan roti sambil mengatakannya. Aku tersadar
akan sesuatu hal yang amat penting. Iya benar sekali, status apa yang aku
miliki didunia ini dan aku tidak sadar selama ini dengan statusku sendiri sudah
berlari-lari begitu jauh.
“Haaaarrrrgh!!!!
Milly kamu pintar sekali.”
“Hah
apa, apa yang terjadi, apa yang sedang kita bicarakan?”
“Bukan
itu, kamu benar aku belum melihat status yang aku miliki sampai sekarang.”
Segera
setelah itu aku mulai mencoba melihat status yang aku miliki. Aku mulai
menggerakan tanganku baik kanan kiri atau cara apapun sudah dilakukan.
“????”
“Ada
apa ?”
“Aku
tidak bisa melihatnya, aku tidak tahu caranya.
“Oh
begitu.”
“Hah,
hanya itu tanggapannmu. Tidak bisakah kamu memberi tahukan bagaimana cara untuk
melihatnya.”
“Kamu
tidak mau bertanya paduku dari tadi.”
(Gadis
sialan, setelah aku melakukan semua hal bodoh tadi tanggapanmu hanya ini.)
“Aku
sendiri juga tidak paham secara pastinya dengan cara melihat status. Jika aku
menginginkan informasi tertentu tiba-tiba keluar begitu saja tanpa aku sadari.”
“Apa
maksudmu ?”
Milly
mulai menjelaskan dasar dari melihat status yang dia katakana tadi, dari apa
yang aku pahami sepertinya apa yang dimaksud oleh Milly adalah kecenderungan
membayangkan sesuatu dan muncullah apa yang dia bayangkan. Tetapi sekeras
apapun kamu membayangkannya jika kamu tidak memilikinya maka apa yang kamu
inginkan juga tidak muncul. Jika kamu bisa membayangkan dari proyeksi yang kamu
inginkan dengan baik maka apa yang kita sering lihat sebagai menu akan muncul
disana. Kesimpulannya kita hanya perlu membayangkan hal yang kita inginkan dan kita
harus memilikinya maka kita dapat meliahat semua menu yang sebelumnya
ditampilkan pada layar game ketika aku masih berada didunia yang aku tinggali
sebelumnya.
Percobaan
pertamaku aku mulai menutup mata dan membayangkan menu apa yang akan aku
tampilkan, berusaha untuk memproyeksikan apa yang pernah aku lihat sebelumnya
tetapi sepertinya aku tidak bisa memunculkan apa-apa disana. Sepertinya pada
percobaan pertama aku gagal melakukan hal tersebut, Milly mengetahui
kekecewaanku dan dia membantuku untuk melakukannya dia mengajarkan cara untuk
melakukannya.
Percobaan
kedua aku melihat Milly dengan santai mengeluarkan menu yang diinginkan tanpa
menutup matanya. Aku tidak begitu memahaminya apakah itu akan berhasil atau
tidak, jadi aku mencoba kembali apa yang diajarkannya dan sekarang aku berusaha
untuk tidak menutup mata. Aku membayangkan setiap menu yang ada pada layar
dengan baik, sepertinya ini akan sedikit berhasil. Sedikit demi sedikit
terlihat jelas ada bentuk layar disana dan muncullah beberapa menu yang aku
inginkan.
Sepertinya
tidak semulus yang dipikirkannya, tiba-tiba semua menu terbuka secara serentak
dan semua informasi yang aku bayangkan saling tumpang tindih terus menerus. Aku
panik dan tidak tahu apa yang harus aku lakukan, ditengah kepanikan yang
terjadi tiba-tiba terdengar bunyi PIP dan layar yang aka proyeksikan menjadi
biru. (Hah..) apa yang terjadi membuatku kaget, bluescreen ? apa-apaan dengan hal itu. Dengan wajah yang dipasang
seperti orang bodoh, gadis didekatnya sepertinya sedikit terhibur dan
mengeluarkan tawa kecil disana.
Percobaan
ketiga sepertinya aku sudah mulai paham dengan system yang harus kulakukan.
Benar untuk sekarang aku hanya akan fokus pada satu menu yang penting yang
hanya aku inginkan. Aku mulai mebayangkan suatu proyeksi dari menu status yang
pernah aku lihat. Ini terlihat berhasil dan munculnya menu lebih cepat dari
pada ketika aku mengeluarkan banyaj informasi menu, jadi sepertinya munculnya
proyeksi juga tergantung dari seberapa besar proyeksi yang akan diproyeksikan.
“Akhirnya
berhasil pada percobaan ketiga, setidaknya aku paham dengan sistemnya.”
“Bagaimana-bagaimna
apakah sekarang kamu sudah berhasil?”
“Hahaha,
ya sepertinya aku berhasil mulai dari sekarang.”
“Lihat-lihat
bagaimana keadaan status yang kamu miliki.”
“Jika
kamu juga ingin melihatnya baiklah.”
“Bolehkah,
terima kasih. Aku ingin melihatnya.”
“Iya
baiklah sabar sebentar, aku juga belum melihatnya.”
Aku
mulai menggerakan tanganku pada proyeksi yang sudah aku buat dan mencoba
membayangkan kolom status yang aku miliki. Kami berdua melihat dengan seksama
apa yang tertulis disana. Mata kami hanya melotot dengan apa yang kita lihat
disana, seperti seseorang melihat anaknya yang pintar tiba-tiba mendapatkan
raport yang jelek mata dan mulut kami hanya bisa terbuka sangat lebar.
“Apa
maksudnya dengan status yang aku miliki ini, ini sungguh mengerikan.”
“Benar-benar,
status kamu cukup parah, bahkan orang berlevel 1 setidaknya masih memiliki
angka disana. Ini seperti kamu lebih buruk dari level 1.”
“Cukup
aku tidak ingin mendengar kata-kata itu dari kamu.”
“Hah,
apa kamu tidak berterima kasih dengan apa yang aku ajarkan.”
“Masa
bodoh dengan hal itu, berterima kasih padamu juga tidak berguna statusku tidak
akan menjadi lebih baik dari pada itu.”
STATUS
Rizky
Kurniawan / 1
Race : Human Job
: -
HP : 238 MP : 60
STR : -/ VIT : -/
INT : -/ LUCK : -/
AGI : 178 DEX : -/
EVA : 200
Skill
-
Profession
Skill
-
Unique
Skill
-
Alternative World of Shadow
Note : Nama/Level
Status
yang mungkin lebih buruk dari apa yang pernah kalian bayangkan, apa yang
dikatakan Milly benar bahkan seburuk apapun level 1 masih memiliki angka pada
status mereka. Aku sangat depresi melihat status yang aku miliki, tidak hanya
aku harus mengulang kembali dari level 1 tetapi juga aku tidak memiliki status
yang jelas layaknya seorang NPC (Non Player Character) bahkan mungkin lebih
buruk dari NPC yang aku juga tidak tahu mereka punya status atau tidak.
Aku
melihat kembali proyeksi status yang aku miliki rasanya ingin menangis, tetapi
aku tidak boleh menangis didepan gadis yang baru aku kenal. Dengan perasaan
yang kacau aku mulai melihat dengan seksama setiap bagian dari status yang aku
miliki. Selain dari HP dan MP yang memiliki angka normal untuk seorang berlevel
1, tetapi ada 2 status lagi yang memiliki angka dengan jumlah yang cukup kuat
dan mengerikan untuk seorang berlevel 1.
Agility
normalnya hanya sekitar 50 seingat aku dan Evasion setinggi apapun level kamu
Evasion bukanlah status yang bisa meningkat hanya dengan level. Evasion hanya
bernilai 100 secara normal, 80 untuk job guardian, 130 untuk job adventure, dan
150 untuk job assassion. Evasion tidak dapat lebih tinggi dari itu kecuali
menggunakan item dan equipment. Tetapi apa yang kumiliki bahkan sudah mencapai
200 sebelum memilih job dan menggunakan equipment.
“He-he
apa kamu tidak terlalu dini untuk menyerah, dasar aku ini bodoh.”
“Apa
yang kamu tertawakan Riki ?”
“Tidak
apa-apa aku hanya sedang mencerna status lain yang muncul, bagaimana denganmu
?”
“Dilihat
dari manapun seharusnya kamu sudah mengetahuinya.”
(Benar
apa yang dia katakana, tetapi bukankah seharusnya ada Unique Skill disana)
“Oh
iya sepertinya juga ada satu skill lain yang ditambahkan disana.”
“Benarkah,
apa nama skillnya?”
“Hm.
Tunggu sebentar akan aku lihat kembali.”
Sambil
dia mulai melihat kembali menu status yang dia miliki aku melihat kembali
kearah status yang aku miliki. Baiklah ternyata ada sedikit status yang dapat
aku andalkan untuk sekarang.
“Nah
ini apakah kamu juga ingin melihatnya, atau mungkin kamu tidak tertarik ?”
“Ayo
cepat jangan banyak bicara, kesini aku juga ingin melihatnya.”
“Uh
jahatnya kamu ini.”
STATUS
Milly
/ 70
Race : Human Job
: Adventurer
HP : 14832 MP : 1962
STR : 1945 VIT : 1102
INT : 1114 LUCK : 578
AGI : 831 DEX : 489
EVA : 185
Skill
-
Destructed Beam - Electric Doom
-
Chain Static - Thunder Arrow
-
Paralyze Arrow - Thunder Clad
-
Air Walk - Increase Walk
-
Light Walk - Rush Walk
-
Hop Walk - Elemental
-
Fine Bless - Critical
-
Double edge
Profession
Skill
-
Blacksmith
-
Alchemy
-
Chef
-
Pets
-
Survival
Unique
Skill
-
Thunder Goddess
“Wow
menakjubkan dewi petir, apakah itu masuk dalam profession skill ?”
“Begitulah,
ketika aku mencoba membukanya terdapat skill tambahan jadi kemungkinan besar
itu adalah profession skill.”
“Sepertinya
itu berkat usahaku, aku membuat karakter dimana semua skill serangan panah
berelemen petir.”
“Jadi
bagaimana dengan Alternative World of Shadow yang kamu miliki apakah skill itu
menarik ?”
“Mendengan
kamu bertanya skill orang lain seperti itu, aku juga jadi terlihat penasran.”
“Nama
skill yang aneh ya.”
“Jangan
katakana hal itu didepanku, itu membuatku sedikit chunni.”
“….”
(Aku
piker gadis ini sangat menjengkelkan.)
Ragu-ragu
untuk melihat unique skill macam apa yang aku dapatkan, aku mencoba
memberanikan diri untuk membuka keterangan yang ada dari skill ini. Sekilas
dari kalimat awal jelas tertulis skill ini dikategorikan sebagai Profession Skill seperti yang dimiliki
oleh Milly. Untuk sementara aku berpendapat bahwa Unique Skill merupakan bagian dari Profession Skill dimana masing-masing karakter dalam game hanya
dapat memiliki 5 Profession Skill dan
15 Actif/Passive/Buff/Debuff Skill.
Untuk Unique Skill itu adalah
pengelompokan baru.
Alternative
World of Shadow / 1
Profession
Skill
Sebuah
kemampuan dasar yang membuatmu dapat melakukan pengendalian penuh terhadap
dunia alternative dengan konsep-konsep baru dari dunia yang kamu lalui dan kamu
kumpulkan dari balik baying-bayang penyimpangan dimensi dunia.
Efek
: Meningkatkan Luck dan Evasion.
Negatif
: Tidak diketahui
1. Shadow
Trust
Membuat pengguna dapat mempercayai
kemampuan objek target dengan menjadi bagian dari bayangan objek sehingga dapat
menggunakan kekuatan yang sama persis dengan objek secara penuh.
Casttime : tidak diketahui
Negatif : kegagalan dalam melakukan cast
akan mengurangi 50% status.
MP : 50
Tidak ada komentar:
Posting Komentar